Berita

PENCANANGAN BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT (BBGRM) XIII DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG PKK) KE 44 KABUPATEN LEBAK TAHUN 2016

  • Home
  • BERITA UTAMA
  • PENCANANGAN BULAN BHAKTI GOTONG ROYONG MASYARAKAT (BBGRM) XIII DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG PKK) KE 44 KABUPATEN LEBAK TAHUN 2016
Jpeg

Sebagai upaya untuk meningkatkan kembali kebiasaan gotong royong di masyarakat Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) pelaksanaan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke 44 Kabupaten Lebak tahun 2016 dilaksanakan pada hari Senin (23/5/16) bertempat di Kecamatan Cijaku dan secara serentak kegiatan ini dilaksanakan pula di seluruh Desa dan Kelurahan di Kabupaten Lebak.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Bupati Lebak, Wakil Bupati Lebak, Ketua TP.PKK Kabupaten Lebak, Kepala SKPD Kab.Lebak, Kepala BPMPD Kab. Lebak, Unsur Muspika, Muspida, Kepala Desa dan Perangkat Desa se-Kabupaten Lebak. Pelaksanaan BBGRM XIII dan HKG PKK ke 44 Kabupaten Lebak mengusung tema “Dengan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Ke XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 44 Kita Sukseskan Program, Lebak Sehat, Lebak Cerdas, dan Lebak Sejahtera”.

Acara di mulai dengan memukul kentongan oleh Bupati Lebak, di damping Wakil Bupati Lebak, Kepala BPMPD Kab.Lebak, Unsur Muspika dan Muspida sekaligus Peresmian Pembangunan Fisik Kegiatan PKKPM-PIE Tahun 2015, Peresmian Pembangunan Sarana Prasarana Desa Melalui Pola Padat Karya Tahun 2015, Pencanangan Perkuatan Kelembagaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Launching Aplikasi Pendataan Kelembagaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Berbasis Website, dan terakhir Penandatanganan MOU Tunjangan Kesehatan dan hari Tua Bagi Aparatur Desa.

Dalam sambutannya Bupati Lebak mengatakan bahwa“kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara perkotaan dan perdesaan, oleh karena itu, dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan partisipasi dari seluruh komponen masyarakat, sehingga program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) benar-benar merupakan pembangunan yang berasal dari masyarakat, untuk masyarakat dan dilaksanakan oleh masyarakat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan semua masyarakat Kabupaten Lebak.” Ungkapnya.

Selanjutnya mengenai Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 44 tingkat Kabupaten Lebak, menurut Bupati “TP.PKK diharapkan memberikan makna yang mendalam dalam berkiprah dan berkarya secara nyata dalam menyumbangkan dharma bhaktinya bagi kepentingan masyarakat, bangsa dan negara, mengingat TP.PKK merupakan wadah aktivitas sosial kemasyarakatan bagi keluarga.”Ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Lebak menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan pembangunan, karena tanpa adanya dukungan masyarakat tidak tercapai berbagai kemajuan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Lebak.

Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak Hj. Ani Ade Sumardi, dalam sambutannya mengatakan “bahwa peringatan HKG PKK ke 44 ini bukan sekedar untuk menciptakan kemeriahan sesaat, tetapi lebih memberikan makna dan ungkapan rasa syukur atas kiprah nyata PKK selama ini, PKK sebagai mitra pemerintahan memberi dukungan sepenuhnya pelaksanaan program pembangunan pemerintah dalam upaya mewujudkan kesejahteraan  keluarga di Kabupaten Lebak, HKG PKK ke 44 di maknai untuk menyatukan gerak langkah untuk memberdayakan masyarakat melalui 10 program pokok PKK dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kiprah PKK melalui 10 program pokok PKK sangat membanggakan dalam rangka pemberdayaan masyarakat,  pemberdayaan memang harus di mulai dari keluarga yang merupakan lingkup sosial terkecil.”Ungkapnya.

Kemudian laporan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Lebak Rusito,S.Sos.,M.Si dalam laporannya, adapun dasar kegiatan nomor : 414.1/978 –BPMPD/2016 perihal “Pelaksanaan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIII dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG PKK) ke 44 tahun 2016, dengan sasaran kegiatan meliputi : bidang kemasyarakatan, bidang ekonomi, bidang sosial, dan keagamaan serta bidang lingkungan.

Latar belakang dilaksanakan BBGRM dan HKG PKK untuk memperkokoh integritas sosial bangsa di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia yang merupakan bagian dari sistem nilai budaya bangsa yang perlu dilestarikan untuk memperoleh hasil guna yang optimal bagi pertumbuhan kesejahteraan kehidupan masyarakat, yang bertujuan untuk meningkatkan peran aktif masyarakat melalui semangat kebersamaan membangkitkan semangat gotong royong.

 

(-E.S-)

 

  1. Pencanangan perkuatan kelembagaan masyarakat dan Pemerintahan Desa, hal ini berdasarkan Perda Nomor 1 tentang Desa Pasal 229 ayat (1), UU no. 6 Tahun 2014 tentang desa. Lembaga-lembaga tersebut adalah :
    1. Lembaga pemerintah desa yaitu Kepala Desa dengan organisasi asosiasi Pemerintah Desa seluruh Indonesia (APDESI) tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten dengan jumlah anggota Se-Kabupaten Lebak 340 orang dan Perangkat Desa dengan Organisasi Korps Perangkat Desa Kecamatan dan Korps Perangkat Desa Kabupaten Lebak dengan anggota berjumlah 1.183 orang dan staf desa, petugas linmas desa, mantri tani desa Se-Kabupaten Lebak dengan jumlah 2.380 orang.
    2. Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang berfungsi sebagai penampung dan penyalur aspirasi masyarakat, legilasi desa dan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemerintahan desa. Organisasi Paguyuban BPD yang telah dibentuk yaitu Paguyuban BPD tingkat Kecamatan dan paguyuban BPD Kabupaten Lebak dengan jumlah anggota 3.060 orang.
    3. TP-PKK Desa, yang mempunyai tugas melakukan pemberdayaan kesejahteraan keluarga dengan jumlah kader PKK se- Kabupaten Lebak 6.800 orang.
    4. Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa yang mempunyai tugas meningkatan peran aktif masyarakat, melakukan gotong royong dengan pembangunan swadaya dan partisifatif masyarakat. Organisasi paguyuban yang telah dibentuk yaitu : Paguyuban LPM tingkat Kecamatan dan Paguyuban LPM tingkat Kabupaten dengan jumlah anggota se-Kabupaten Lebak 3.450 orang.
    5. Karang Taruna dibentuk mempunyai tugas pembinaan generasi muda dan kesejahteraan sosial dan kegiatan olah raga. Organisasi Karang Taruna di bentuk dari tingkat Desa, tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten Lebak. Jumlah anggota Karang Taruna se-Kabupaten Lebak 3.450 orang.
    6. Ketua RTdan RW yang dibentuk mempunyai tugas membantu Pemerintahan Desa dalam melaksanakan penyelenggaraan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan. Paguyuban RT dan RW yang telah dibentuk yaitu Paguyuban RT dan RW tingkat Desa, tingkat Kecamatan dan Paguyuban RT dan RW Kabupaten Lebak, dengan jumlah se-Kabupaten Lebak 9.355 orang.
    7. Pos pelayanan terpadu (POSYANDU) mempunyai tugas bersama masyarakat menyelenggarakan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberi kemudahan masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi. Organisasi paguyuban yang telah dibentuk yaitu paguyuban POSYANDU tingkat Desa, tingkat Kecamatan dan Paguyuban POSYANDU Kabupaten Lebak dengan jumlah kader POSYANDU se-Kabupaten Lebak 8.625 orang.
    8. Pengurus Pasar Desa yang mempunyai tugas mengelola pasar desa sebagai tempat transaksi jual beli kebutuhan sehari-hari. Organisasi Paguyuban yang telah dibentuk yaitu : Paguyuban Pengurus Pasar Desa Kabupaten Lebak. Jumlah pengurus pasar desa se-Kabupaten Lebak 200 orang.
    9. Badan Pengelola saran prasarana air minum dan Sanitasi (BP-SPAMS), adalah wadah pengelola sarana air minum desa untuk memenuhi kebutuhan air minum warga / masyarakamt desa. Organisasi paguyuban yang telah dibentuk yaitu Paguyuban BPSPAMS tingkat Kecamatan dan Paguyuban BPSPAMS Kabupaten Lebak. Jumlah pengurus BPSPAMS se-Kabupaten Lebak 1.700 orang.
    10. Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDES bersama)/Unit Pengelola Kegiatan (UPK) mempunyai tugas melaksanakan kegiatan berupa bantuan modal kepada kelompok usaha ekonomi produktif. Organisasi Paguyuban yang telah dibentuk yaitu Paguyuban BUMDES Bersama Kabupaten Lebak. Jumlah pengurus BUMDES Bersama se-Kabupaten Lebak 84 orang.
  2. Launching aplikasi pendataan kelembagaan masyarakat dan pemerintahan desa berbasis website. Aplikasi pendataan kelembagaan masyarakat dan pemerintahan desa berbasis website yaitu dalam rangka memfasilitasi agar data anggota kelembagaan dapat terpelihara dengan baik dan dapat diakses oleh masyarakat, sehingga eksistensi lembaga dapat dipertahankan.
  3. Penandatanganan MOU tunjangan kesehatan dan hari tua bagi aparatur desa. Program tunjangan kesehatan dan hari tua bagi aparatur desa bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam rangka membentuk Pemerintahan Desa yang profesional, efisien dan efektif, terbuka, serta bertanggung jawab.
KEMENSOS
Kementrian Desa , Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
lpse Kabupaten Lebak
Pemprov Banten
Simonev
Lebakkab